Pencarian






Berita Terkini


PENCIPTA MARS PDGI TELAH TIADA

15 September 2011 | 0 Komentar

Sejawat Toni Purwanto pada 12 september 2011 lalu telah berpulang menghadap Sang Maha Pencipta. Beliau…
Lanjutkan membaca »

7th FDI IDA JOINT MEETING & SEMARANG DENTAL EXHIBITION

25 Agustus 2011 | 0 Komentar

The 7th FDI-IDA Joint Meeting and Semarang Dental Exhibition will be held in Gumaya Tower…
Lanjutkan membaca »

PENCANANGAN BULAN KESEHATAN GIGI NASIONAL 2011 DAN KEPRIHATINAN PDGI

18 Agustus 2011 | 0 Komentar

Penandatanganan komitmen berkelanjutan Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2011 telah berlangsung di Jakarta pada 15 Agustus…
Lanjutkan membaca »

DOKTER GIGI TENAGA KESEHATAN TELADAN DARI ACEH

09 Agustus 2011 | 0 Komentar

Sejawat drg Supriadi dari PDGI Banda Aceh telah terpilih sebagai salah seorang tenaga kesehatan teladan…
Lanjutkan membaca »

PELANTIKAN PB PDGI 2011-2014: BERPEGANG TEGUH PADA PAKTA INTEGRITAS

27 Juli 2011 | 0 Komentar

Bertempat di Sekretariat PB PDGI pada 23 Juli 2011 telah berlangsung pelantikan PB PDGI masa…
Lanjutkan membaca »
Berita Sebelumnya »

Jurnal PDGI

Berlangganan JURNAL PDGI Via Email

Nama Email


Sambutan Ketua Umum PB PDGI pada Pembukaan RAKERNAS IX Yogyakarta, 24 Maret 2010

Selasa, 30 Maret 2010, 19:56

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan HidayahNyalah kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal'afiat untuk mengikuti sidang-sidang Organisasi Rakernas IX PDGI yang Insya Alloh akan berlangsung di Yogyakarta, yang kemudian dilanjutkan dengan seminar Ilmiah pada tanggal 26-27 Maret 2010.

 

Rakernas IX 2010 merupakan rapat kerja yang akan melibatkan seluruh komponen PDGI yang dilandasi oleh semangat "Tingkatkan Organisasi dan Manfaat Bagi Seluruh Anggota dan Masyarakat" dalam arti yang seluas-luasnya. Pasca Kongres PDGI XXIII 2008 di Surabaya dan Rakornas PDGI 2009 di Jakarta, diharapkan Rakernas IX 2010 di Yogyakarta dapat berlangsung tidak hanya sebagai Rapat Kerja, tetapi juga forum pemersatu (BONDING), menjadi penjembatan (BRIDGING) dari berbagai cara berfikir dan berbagai ragam kepentingan dari cabang-cabang dan anggota, yang perlu sekali kita selaraskan (LINKING) sehingga PDGI dapat semakin kokoh dan sarat manfaat. Jadi sesungguhnya Rakernas IX 2010 ditujukan sebagai forum konsolidasi nasional yang berbasis pada komunikasi dan koordinasi yang efektif, dan fokus dalam membahas pokok-pokok masalah yang telah diprioritaskan untuk dibahas dalam Rakernas. PDGI baru saja memperingati hari jadinya yang ke-60 pada 22 Januari 2010 yang lalu. Apa maknanya 60 tahun itu bagi PDGI? Banyak yang telah diperjuangkan oleh pendahulu, senior-senior kami. Dokter gigi diizinkan menuliskan resep, PDGI memperjuangkan lahirnya spesialisasi bidang Kedokteran Gigi (1982), pelaku-pelakunya masih ada bersama kita antara lain Prof. drg. Wuryan Prayitno, Prof. Dr. Ma'arifin Husin dari CHS, dll. Ke depan PDGI mau kemana? Secara eksternal, tantangan-tantangan sosiologis-ekonomis budaya global terasa semakin kuat dengan membawa potensi lunturnya sumpah Hipocrates : "Do no harm dan meletakkan kepentingan pasien diatas segala-galanya". Saat ini dirasakan adanya pergeseran kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kedokteran termasuk dokter gigi, diperberat dengan semakin maraknya pengbatan alternative termasuk tukang gigi yang semakinmarak, serta masuknya tenaga dokter/ dokter gigi asing akibat AFTA.

Oleh karena itu, tema yang kami angkat adalah menjunjung Tinggi Profesionalisme dalam globalisasi. Ada 2 kata kunci, yaitu Profesionalisme & Globalisasi, bagaimana kita menyikapinya.

 

Hadirin yang saya hormati,

Dokter gigi merupakan pekerjaan yang mulia, yang didasari pada pemahaman, kemampuan ilmiah serta keterampilan, perilaku yang etis, mempunyai rasa kesejawatan dan sifat altruisme (mendahulukan kepentingan pasien). Sekarang ditambah dengan kredibel dan akuntabel. Saat ini dirasakan adanya kekuarangan tingkat kepercayaan publik. Untuk itu profesi perlu meningkatkan image, mengubah perilaku menjadi lebih professional, transparan dan etis dalam perspektif kepuasan pasien.

 

Secara lebih luas, PDGI juga sebagai organisasi mengalami pasang surut peran dimata anggotanya. Dulu PDGI semata-mata merupakan mengurusi administrasi keanggotaan, iuran, dan mengeluarkan Surat Rekomendasi. Tuntutan saat ini, peran PDGI bergeser kearah tanggung jawab moral dan hukum. Tanggung jawab kepada Negara bahwa dokter gigi yang praktek di Indonesia benar-benar sesuai standard an benar layak menjalankan tugas melayani masyarakat, dengan dikeluarkannya sertifikat kompetensi Dokter Gigi/ Dokter Gigi Spesialis : semoga PDGI di masa depan dapat menjadi ujung tombak kemajuan Kedokterannnya Gigi di Indonesia, menjadi Organisasi yang professional danmembawa banyak manfaat tidak hanya bagi seluruh anggota, tetapi juga bagi rakyat Indonesia.

 

Hadirin yang saya hormati, Kepada bapak Paku Alam selaku wakil Gubernur yang mewakili pemerintahan DIY, beserta jajarannya, kami haturkan terima kasih atas perkenan untuk hadir dan atas segala dukungannya. Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pengurus Wilayah dan Cabang-cabang di wilayah DIY, dan kepada Panitia Pelaksana atas upayanya dalam menjalankan salah satu amanah Kongres di Surabaya mempersiapkan acara Rakernas ini.

 

Akhir kata, Hadirin yang saya hormati, acara Rakernas akan diikuti dengan Seminar Ilmiah "Wisata Ilmu Jogja Dentistry II" yang memungkinkan delegasi dari seluruh Indonesia untuk sekaligus menambah Iptekdokgi, sehingga selain menjadi lebih handal dalam berorganisasi, juga menjadi lebih handal dalam keilmuannya, serta mempunyai waktu untuk mengexplore budaya, keindahan alam dan kuliner Yogyakarta. Kita panjatkan doa kehadirat Allah SWT semoga kita dapat ber-Rapat Kerja dengan lancer untuk memperoleh hasil-hasil dan rekomendasi yang strategis bagi tindaklanjut pelaksanaan amanat Kongres, dan untuk perkembangan PDGI yang lebih baik.

 

 

 

Zaura Anggraeni

Ketua Umum PB PDGI periode 2008-2011

 


Telah dilihat: 1516 | Apakah anda suka dengan artikel ini?: Suka (3)| Tidak Suka (0)

Komentar

... belum ada komentar

Tulis Komentar

« Masukkan teks yang ditampilkan di dalam kotak (tidak case sensitive)