
6th FDI-IDA JOINT MEETING SUKSES BERLANGSUNG DI BALIKPAPAN
6th FDI-IDA Joint Meeting telah diselenggarakan di Balikpapan pada 12 -14 November 2010. Pertemuan ilmiah bertaraf internasional tersebut diselenggarakan atas kerja sama FDI World Dental Federation dengan PDGI (Indonesian Dental Association / IDA) yang berlangsung secara berkesinambungan sejak tahun 2000 dan sekarang sudah yang ke enam kalinya. Kegiatan ilmiah kali ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para sejawat, peserta seluruhnya sekitar 700 dokter gigi yang bukan hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun tercatat pula peserta dari manca negara, bahkan terdapat seorang peserta dari Kanada.
Tema utama kegiatan ilmiah tersebut adalah: Clinical Excellence and Green Dentistry bring cheerful smile to the world, dengan menampilkan para pembicara baik dari Indonesia maupun manca negara. Sebagai pembicara utama dari FDI tampil Prof Laksman Samaranaka yang merupakan dekan FKG Universitas Hongkong menyampaikan mengenai Infection Control in Dentistry, kemudian Dr Arunee Laiteerapong dari Thailand menyampaikan tentang oral biofilm sebagai pemahaman baru dalam pengendalian karies gigi. Di samping itu Dr How Kim Chuan yang merupakan Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Malaysia menyampaikan ceramah tentang Bone Level Implant. Selain itu sebagai pembicara utama juga tampil Prof Laura Susanti yang menampaikan materi tentang Relationship Between Worn Dentition and Temporo Mandibular Disorder, drg Gatot Sutrisno SpKG tentang Esthetic Fiber Post, drg Bambang Agustono tentang Direct Composite Resin Inlay/Onlay, serta Dr Sri Lelyanti tentang Management of Dentine Hypersensitivity as Supportive Treatment of Periodontal Disease. Sedangkan mengenai tema Green Dentistry dibahas dalam bentuk ceramah terpadu yang disampaikan oleh Dr drg Paulus Januar, Dr drg Josi Kusuma Eriwati, dan drg Endang Jeniati MARS.
Pada kegiatan ilmiah bertaraf internasional tersebut juga ditampilkan ceramah singkat maupun presentasi poster yang berasal dari para sejawat yang bukan hanya dari Indonesia tapi tercatat beberapa yang berasal dari Malaysia. Seluruhnya terdapat 119 abstrak yang masuk dan 57 di antaranya disertai dengan makalah lengkapnya. Terhadap makalah yang masuk kemudian dilakukan penjurian untuk mendapatkan penganugerahan Best Paper Awards. Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri atas Prof drg Edi Sundoro, Dr drg Harum Sasanti, dan Dr drg Elly Munaziroh diputuskan penerima anugerah Best Paper Awards untuk kategori tinjauan pustaka adalah Dyah Juniar Hymawatty dengan makalahnya The PFAPA Syndrome in Oral Medicine: Differential Diagnosis and Treatment, kategori laporan kasus adalah R. Indriutami, dan N. Sumawinata dengan makalahnya Endodontic Retreatment on Weine Type 4 Configuration Mandibular First Premolar, serta kategori laporan penelitian adalah Auerkari EI, Adiwirya MSK, Widurini DS, Sandra F, dan Wicaksono B.D. dengan makalahnya White Tea Extract Reduces the Viability of Oral SCC Cell Lines in vitro by Inducing Apoptosis.
Pada pertemuan ilmiah ini juga berlangsung kursus ketrampilan yang dengan antusias diikuti para pesertanya. Drg Gilang Yubiliana M.Kes memberikan kursus ketrampilan Hypnosis in Dentistry, drg Bambang Agustono menyampaikan tentang Direct Composite Resin Inlay/Onlay, dan Prof Dr Susan Eliaz menyampaikan tentang One Visit Bridge Using Fiber Reinforced Composite. Sedangkan drg Gatot Sutrisno SpKG memberikan hingga 2 kursus ketrampilan yaitu mengenai Direct Composite dan juga tentang Restorative Post-Cores.
Kegiatan 6th FDI-IDA Joint Meeting dibuka secara resmi pada 13 November 2010 oleh Walikota Balikpapan yang mewakili Gubernur Kalimantan Timur. Pada sambutan pembukaannya disampaikan mengenai dukungan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dan Kotamadya Balikpapan atas terselenggaranya kegiatan internasional tersebut. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, drg Dyah Muryani, ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya karena berkat bantuan semua pihak maka kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses. Drg Ahmad Jaiz yang ketua PDGI Cabang Balikpapan juga menyatakan terima kasihnya karena PDGI Cabang Balikpapan telah dipercaya untuk menyelenggarakan kegiatan yang besar dan bertaraf internasional. Sedangkan Ketua PB PDGI, drg Zaura Rini Anggraeni MDS, mengemukakan apresiasinya atas kerja keras panitia dan PDGI Balikpapan. Ditambahkannya, PDGI dengan bantuan FDI melalui forum ilmiah ini berupaya meningkatkan profesi kedokteran gigi di Indonesia hingga mampu mencapai taraf yang diakui secara internasional. Kemudian dalam sambutan tertulisnya, Dr William Cheung dari FDI mengemukakan bahwa FDI yang menghimpun organisasi profesi dokter gigi di seluruh dunia memiliki komitmen kuat untuk menyelenggarakan pendidikan profesional berkelanjutan bagi para dokter gigi sebagaimana yang kali ini diselenggarakan bekerja sama dengan PDGI.
(pj)
Selangkapnya Program dan Abstrak 6th FDI-IDA Joint Meeting silakan klik: http://pdgi.or.id/downloads/detail/91
Komentar
... belum ada komentar




