OBITUARI HENDRO TJAHJONO
Selasa pagi 18 Mei 2010, telah meninggal dunia seorang senior PDGI, Hendro Tjahjono, drg, MPd. Mungkin bagi generasi sekarang nama tersebut tidak banyak yang mengenalnya. Dokter Hendro, demikian panggilan akrabnya, menjadi Ketua Panitia Kongres PDGI di tahun 1980.
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->
Selasa pagi 18 Mei 2010, telah meninggal dunia seorang senior PDGI, Hendro Tjahjono, drg, MPd. Mungkin bagi generasi sekarang nama tersebut tidak banyak yang mengenalnya. Dokter Hendro, demikian panggilan akrabnya, menjadi Ketua Panitia Kongres PDGI di tahun 1980. Kongres tersebut berlangsung dengan sukses, dilaksanakan di Balai Sidang Jakarta dan dibuka oleh Presiden R.I., Soeharto. Dalam perjalanan organisasi PDGI, hanya kongres tersebut yang dihadiri dan dibuka oleh presiden.
Memang kemudian beliau tidak lagi terlalu aktif di PDGI. Apalagi ketika kesibukannya semakin meningkat sebagai Dekan FKG Moestopo yang dijabatnya sejak tahun 1975 hingga 1982. Meski pun demikian, bila berjumpa dengan pengurus PDGI, beliau seringkali menanyakan perkembangan organisasi, dan tidak jarang memberikan masukan-masukan untuk kemajuan PDGI. Sejak dua tahun lalu beliau mengalami stroke yang cukup serius hingga harus beristrirahat di rumah. Namun sang istri, Heryanti Tyawati, drg, MM, Sp.Pros., tetap aktif di PDGI Jakarta Selatan hingga kini.
Di rumah duka tampak melayat untuk menyampaikan belasungkawa para sejawat dari FKG Moestopo, serta dari PDGI. Jenazah dimakamkan pada 21 Mei 2010 di pemakaman San Diego Hill dengan diiringi duka cita yang mendalam dari yang ditinggalkannya. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Meski telah tiada, namun darma baktinya bagi PDGI maupun profesi tetap dikenang.
Komentar
... belum ada komentar




