Pencarian






Artikel Terkini


Tukang Gigi dan Risiko Infeksi

Rabu, 27 Juli 2011, 12:42 | 3 Komentar

Artikel mengenai bahaya tukang gigi pada kompas.com
Lanjutkan membaca »

REGRISTRASI ULANG DOKTER TERKENDALA

Rabu, 27 Juli 2011, 12:18 | 0 Komentar

Kutipan lengkap pemberitaan Harian Kompas 22 Juli 2011
Lanjutkan membaca »

SAMBUTAN KETUA UMUM PADA PELANTIKAN PB PDGI 2011-2014

Rabu, 27 Juli 2011, 12:12 | 0 Komentar

SAMBUTAN KETUA UMUM PADA PELANTIKAN PB PDGI 2011-2014 di Jakarta pada 23 Juli 2011.
Lanjutkan membaca »

SAMBUTAN MENTERI KESEHATAN PADA PEMBUKAAN KONGRES XXIV PDGI - BALI 30-31 MARET 2011

Kamis, 07 April 2011, 12:40 | 0 Komentar

Yang saya hormati, Gubernur Provinsi Bali, Ketua Umum Konsil Kedokteran Gigi Indonesia, Ketua Umum PB…
Lanjutkan membaca »

Sambutan Ketua Umum PB PDGI pada Pembukaan RAKERNAS IX Yogyakarta, 24 Maret 2010

Selasa, 30 Maret 2010, 19:56 | 0 Komentar

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan HidayahNyalah kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat…
Lanjutkan membaca »
Artikel Lainnya »

Jurnal PDGI

Berlangganan JURNAL PDGI Via Email

Nama Email


special olimpics.jpg

PDGI PEDULI TUNAGRAHITA PADA SPECIAL OLIMPICS

Selasa, 29 Juni 2010, 12:59

PDGI cabang Jakarta Selatan menyelenggarakan bakti sosial bagi para atlet penyandang tunagrahita yang mengikuti Pekan Olahraga Nasional ke 6 Special Olimpics Indonesia. Pekan olahraga tersebut berlangsung di GOR Ragunan Jakarta pada 24-30 Juni 2010, dan pelaksanaan bakti sosial PDGI diselenggarakan selama sehari penuh pada 27 Juni 2010.

 

Penyandang tunagrahita adalah mereka yang memiliki keterbatasan intelektual dengan IQ dibawah 70 sehingga memiliki kelambanan berpikir dan belajar serta kesulitan berbicara. Special Olimpics adalah turnamen olahraga khusus bagi penyandang tunagrahita. Special Olimpics telah menyebar di seluruh dunia dan di tingkat internasional diselenggarakan dalam Special Olimpics World Games, sedang di Indonesia diselenggarakan dalam bentuk Pekan Olah Raga Nasional dan Wilayah yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, bulutangkis, tenis meja, bocce, sepakbola, renang, dan bola basket.  Special Olimpics memberikan kesempatan bagi mereka untuk membentuk fisik yang sehat, membangun keberanian, serta mendapatkan kegembiraan dan mengukir prestasi, hingga mendukung agar menjadi insan yang berguna dan produktif serta diterima maupun dihormati oleh masyarakat.    

Pada setiap Special Olimpics yang diselenggarakan di tingkat internasional, nasional, maupun wilayah diselengarakan kegiatan penunjang kesehatan yang disebut program Healthy Athletes. Kegiatan Healthy Athelets meliputi kesehatan gigi, kesehatan telinga, fisioterapi, kesehatan kaki dan tulang, dan pendidikan kesehatan. Di bidang kesehatan gigi bagi atlet penyandang tunagrahita dilakukan pendidikan kesehatan gigi, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gigi, serta survei. Pada akhir kegiatan para atlet tunaghrahita diberikan lembar anjuran  perawatan giginya, dan juga suvenir pasta serta sikat gigi.

Drg Adiningrum Adiwoso Wiradidja yang pada Panitia Nasional menjadi koordinator untuk seluruh program healthy Atheletes mengemukakan, program penunjang ini diselenggarakan karena pada umumnya penyandang tunagrahita lebih memprioritaskan perawatan kesehatan untuk mengatasi penyebab mereka mengalami keterbelakangan intelektual, hingga kurang memperhatikan masalah kesehatan lainnya, termasuk kesehatan giginya. Selama ini PDGI Jakarta Selatan sudah 4 kali berpartisipasi melakukan bakti sosial pada Special Olimpics tingkat nasional maupun wilayah.

Memang pelayanan kesehatan gigi bagi penyandang tunagrahita berbeda dengan yang umumnya dilaksanakan. Kesabaran dan ketekunan sangat dibutuhkan, serta perlu pula menyelami keadaan para tunagrahita. Menarik melihat para tunagrahita dengan keterbatasan mereka berusaha mengikuti petunjuk cara menyikat gigi. Pada pemeriksaan kesehatan gigi juga perlu dengan hati-hati dilakukan agar mereka tidak merasa takut. Menurut drg Siwi Indriasih yang mengkoordinasi para dokter gigi dari PDGI Jakarta Selatan, meskipun tidak mudah namun pelayanan kesehatan gigi yang dijalankan tidak mengalami kesulitan yang berarti, karena beberapa hari sebelumnya sudah dilakukan pelatihan. Kali ini terdapat lebih dari 70 dokter gigi yang mendaftarkan diri untuk menjadi relawan. Dibutuhkan banyak tenaga dokter gigi karena untuk pelayanan kesehatan gigi dilakukan dengan pendekatan secara tim. Pada akhir kegiatan bakti sosial tercatat 409 atlit penyandang tunagrahita yangmendapatkan pelayanan kesehatan gigi.

(pj)


Telah dilihat: 354 | Apakah anda suka dengan berita ini?: Suka (1)| Tidak Suka (0)

Komentar

... belum ada komentar

Tulis Komentar

« Masukkan teks yang ditampilkan di dalam kotak (tidak case sensitive)