
PELATIHAN PELATIH UKGS 3 L
Super ... yes ... yes ... yes, gemuruh seruan yel peserta pelatihan pelatih UKGS (Usaha kesehatan Gigi Sekolah) yang diselenggarakan di sekretariat PB PDGI pada 3 Juni 2011. Para peserta sangat bersemangat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan sejak pagi hingga sore dalam rangka program 3 L (Live Learn Laugh), tutur Dr drg Tri Erri Astoeti Mkes sang ketua program merangkap pelatih. Serasa gedung sekretariat bergetar mendengar yel dari para peserta, Ketua PB PDGI drg Zaura Rini Anggraeni MDS menambahkan pada sambutannya.
Program 3L merupakan kegiatan promosi kesehatan gigi yang diselenggarakan PDGI dan didukung kemitraan FDI World Dental Federation dan Global Unilever. Program tersebut bertujuan meningkatkan perilaku dan status kesehatan gigi anak melalui orang tua dan guru. Selain itu diharapkan masyarakat sekolah akan menyadari pentingnya promotif-preventif dengan pemberdayaan masyarakat sekolah sehingga dapat mandiri.
Selama ini pada fase pertama (2006-2010) telah dilakukan pada 9 kota di Indonesia yang dilaksanakan oleh 8 cabang PDGI. Selanjutnya program 3L fase kedua akan dilanjutkan hingga desember 2012. Pelatihan pelatih yang kali ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan program 3L fase kedua. Direncanakan pada program 3L fase kedua akan dilaksanakan di 10 kota di Indonesia oleh 10 cabang PDGI di Garut, Bantul, Lampung, Bangka Belitung, Pakanbaru, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Jakarta Pusat. Pada pelatihan untuk pelaksanaan program 3L tahap II ini diikuti 20 peserta yakni masing-masing cabang PDGI mengirimkan 2 orang calon pelatih. Pelatihan pelatih dijalankan dengan menggunakan metode simulasi dan demonstrasi dalam mana pelatih melatih bagaimana memecahkan masalah kesehatan gigi meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Kegiatan yang akan dijalankan meliputi pendidikan kesehatan gigi, kumur-kumur fluorida, menyikat gigi massal menggunakan pasta gigi berfluroida, serta pemeriksaan dan pengobatan gigi untuk kasus sederhana. Selain itu juga dilakukan pengumpulan data pengetahuan, sikap, dan perilaku serta status DMF-T (Decay Missing Filled Teeth)
Setelah pelatihan pelatih, keesokan harinya kegiatan dilanjutkan dengan percontohan pelatihan kader kesehatan gigi. Selanjutnya para pelatih UKGS 3L akan melatih kader kesehatan gigi yang terdiri atas para guru dan orang tua untuk menunjang pelaksanaan UKGS. (pj)
Komentar
... belum ada komentar




